Pontianak,- SETELAH vakum selama kurang lebih 4 tahun, akhirnya Lembaga Pers Mahasiswa Islam Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Pontianak kembali bergeliat. Bangkitnya lembaga tersebut ditandai dengan dilangsungkannya musyawarah lembaga untuk membentuk kepengurusan LAPMI-HMICP kemarin.
Caretaker LAPMI-HMICP Rizky Wahyuni mengatakan, kegiatan ini diharapkan mampu mewujudkan kepengurusan yang demokratis agar terbentuk LAPMI sebagai tempat untuk pengaderan jurnalis-jurnalis bermutu di Kalbar. “Sebagai bagian yang tak terpisahkan dari sistem sosial dan termasuk dalam empat pilar demokrasi setelah eksekutif, legislatif dan yudikatif, pers memainkan peranan yang tak kalah pentingnya untuk menunjang pembangunan ekonomi, sosial, ekonomi, politik masyarakat. Pandangan ini tidak berlebihan, karena diyakini bukan saja memerankan fungsi sebagai sumber informasi, hiburan dan pendidikan saja melainkan sebagai kontrol sosial,” katanya.
Ia melanjutkan, bangkitnya LAPMI merupakan momentum bagi kader-kader HMI untuk mencoba berperan aktif sebagai kekuatan civil society memberkan kontribusi bagi kemajuan pers.
Sejalan dengan itu, sambungnya, LAPMI sebagai organisasi kader berbasis keilmuan dan profesi bertanggung jawab untuk menjadikan kader-kadernya mempunyai fungsi kontrol sosial sebagai generasi muda yang memahami dan memiliki keahlian serta kemampuan dibidang jurnalisme secara komprehensif. Untuk memperkuat lembaga ini, sebelumnya telah diadakan pelatihan jurnalistik dasar pada 30 Juni hingga 1 Juli di Aula Magister Ilmu Hukum Universitas Tanjungpura. (zan)
Waktu Lapmi Dan Sekitarnya
Rabu, 06 Februari 2008
Lembaga Pers HMI-CP Kembali Bangkit
Jumat, 6 Juli 2007
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar